TerasPost, Bitung – PT Pelayaran Nasional Indonesia atau PT PELNI (Persero) mencatat tingginya minat masyarakat menggunakan transportasi laut menjelang libur panjang Idul Adha 1447 Hijriah. Hingga 26 Mei 2026, sebanyak 39.797 tiket kapal telah terjual untuk periode keberangkatan 27 Mei hingga 1 Juni 2026.
Jumlah tersebut diperkirakan masih akan terus bertambah seiring mendekatnya masa libur panjang dan jadwal keberangkatan penumpang di berbagai wilayah Indonesia.
Sekretaris Perusahaan PELNI, Ditto Pappilanda mengatakan tingginya penjualan tiket menunjukkan kepercayaan masyarakat terhadap layanan transportasi laut PELNI masih sangat kuat, terutama saat momentum libur keagamaan dan cuti bersama.
“Kami mencatat lima rute tujuan favorit penumpang selama periode libur Idul Adha tahun ini, yakni Bau-Bau, Makassar, Belawan, Tanjung Priok dan Tarakan. Ini menunjukkan kapal PELNI masih menjadi pilihan utama masyarakat untuk bepergian antarpulau,” ujar Ditto dalam keterangan resminya.
Menurutnya, PELNI telah menyiapkan armada serta meningkatkan layanan operasional guna mengantisipasi lonjakan penumpang selama periode libur Idul Adha.
“PELNI terus berkomitmen menjaga standar keselamatan dan memberikan pelayanan terbaik dengan mengedepankan prinsip safety first, zero accident dan service excellence bagi seluruh pengguna jasa transportasi laut,” katanya.
Sementara itu, Kepala Cabang PELNI Bitung, Nurul Azhar mengatakan pihaknya terus memperkuat koordinasi dengan seluruh pemangku kepentingan di kawasan pelabuhan demi memastikan kelancaran pelayanan penumpang.
“Selama libur panjang Idul Adha, kami meningkatkan pelayanan mulai dari pembelian dan penukaran tiket, proses embarkasi dan debarkasi hingga aspek keamanan penumpang. Hal ini dilakukan karena Pelabuhan Bitung menjadi salah satu pusat transportasi laut tersibuk di kawasan Indonesia Timur,” ujarnya.
Nurul menambahkan, operasional PELNI Bitung saat ini didukung enam kapal penumpang setelah KM Ngapulu dan KM Tilongkabila kembali beroperasi usai menjalani docking.
“Untuk pelayanan angkutan laut saat ini kami didukung KM Sinabung, KM Dorolonda, KM Tatamailau, KM Sangiang, termasuk KM Ngapulu dan KM Tilongkabila yang sudah kembali melayani penumpang,” katanya.
Sepanjang periode 1 Januari hingga 25 Mei 2026, PELNI tercatat telah melayani sekitar 1,9 juta penumpang di seluruh Indonesia. Angka tersebut dinilai menjadi indikator meningkatnya kepercayaan masyarakat terhadap moda transportasi laut nasional.
Sebagai perusahaan pelayaran nasional, PELNI terus memperkuat perannya sebagai tulang punggung konektivitas antarpulau dengan menghadirkan layanan transportasi laut yang luas, terjangkau dan andal, terutama dalam mendukung mobilitas masyarakat saat momentum hari besar keagamaan dan musim liburan.
Tiket kapal PELNI dapat diperoleh melalui berbagai kanal resmi, di antaranya aplikasi PELNI Mobile, website resmi PELNI, Contact Center 162, loket cabang, hingga jaringan perbankan dan gerai ritel modern yang telah bekerja sama dengan perusahaan.


















